1. Apa perbedaan software process dan software product ?

Jawab :

Software proses

Terdiri dari 2 kategori yaitu :

  • Manajemen Process (didalamnya terdapat  project management, configuration management dan quality assurance management)
  • Technical Process : metoda yang harus diaplikasikan pada setiap tahapan SDLC ( metode analisis, metoda perancangan, metoda pemrograman dan metoda pengujian)

Software proses seringkali disebut sebagai sekumpulan aktivitas, metode, praktek, dan berbagai transformasi yang digunakan oleh sekumpulan manusia di dalamnya untuk membangun dan memelihara software serta hal-hal yang berkaitan dengannya, misalnya project plan, dokumen desain, code, testing, cases, dan user manual.

Software produk

Software produk diperoleh melalui tahapan pembangunan : SDLC (System Development Life Cycle) yang dapat berbentuk Waterfall, Spiral, atau prototyping.

Software produk seringkali juga disebut sebagai hasil pengembangan software yang siap untuk digunakan bagi penggunanya. Produk perangkat lunak mempunyai klasifikasi masing -masing sesuai dengan tingkat kematangan perangkat lunak tersebut dibuat.

.

2. Bagaimana caranya menilai sebuah software ?

Jawab :

Penilaian kualitas perangkat lunak dapat dilihat dari sudut pandang proses pengembangan perangkat lunak (process) dan hasil produk yang dihasilkan (product). Dan penilaian ini tentu berorientasi akhir ke bagaimana suatu perangkat lunak dapat dikembangkan sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna.

point-of-view.jpg

Dari sudut pandang product, pengukuran kualitas perangkat lunak dapat menggunakan standard dari ISO 9126 atau best practice yang dikembangkan para praktisi dan pengembang perangkat lunak.

Di lain pihak, dari sudut pandang process, standard ISO 9001 dapat digunakan untuk mengukur kualitas perangkat lunak. Dan diskusi tentang ini berkembang dengan munculnya tema kajian tentang CMM (The Capability Maturity Model) yang dikembangkan di Software Engineering Institute, Carnegie Mellon University serta beberapa kajian lain seperti SPICE (Software Process Improvement and Capability dEtermination) dan BOOTSTRAP. CMM, SPICE dan BOOTSTRAP mengukur kualitas perangkat lunak dari seberapa matang proses pengembangannya.

.

3. Didalam pengembangan perangkat lunak ada fase perawatan perangkat lunak,   apa yang dilakukan dalam perawatan perangkat lunak ?

Jawab :

Fase pemeliharaan merupakan fase perawatan terhadap sistem yang telah dikembangkan dan diimplementasikan. Cakupan fase ini berupa proses perawatan terhadap sistem yang berkaitan dengan perawatan berkala dari sistem maupun proses terhadap perbaikan sistem manakala sistem menghadapi kendala dalam operasionalnya akibat masalah teknis dan non teknis yang tidak terindikasi dalam proses pengembangan sistem. Proses Maintenance ini juga meliputi upaya-upaya pengembangan terhadap sistem yang telah dikembangkan sebelumnya dalam menghadapi mengantisipasi perkembangan maupun perubahan sistem bersangkutan.

.

4. Ambil sebuah case study pengembangan perangkat lunak,  bagaimana menetapkan harga perangkat lunak ?

Jawab :

Penetapan harga dapat dilakukan dengan melakukan pengukuran Functional Point. Function point ditentukan berdasarkan bagian-bagian software yang bisa dihitung seperti :

  • jumlah input dari pengguna
  • jumlah output untuk pengguna
  • jumlah user inquiry: inquiry didefinisikan sebagai online input yang menghasilkan respon langsung dari software dalam bentuk online output
  • jumlah file: baik file yang terpisah dari database, atau bagian dari file
  • jumlah external interface: misalnya data file pada storage media yang digunakan untuk mengirimkan informasi ke sistem lain.

Rumus pengukuran yang digunakan adalah:

Fa = w1c1 + w2c2 + … + wncn

Dimana:
Fa adalah nilai total dari faktor a
wi adalah bobot untuk kriteria i
ci adalah nilai untuk kriteria i
Kemudian tahapan yang harus kita tempuh dalam pengukuran adalah sebagai berikut:
Tahap 1: Tentukan kriteria yang digunakan untuk mengukur suatu faktor
Tahap 2: Tentukan bobot (w) dari setiap kriteria (biasanya 0 <= w <= 1)
Tahap 3: Tentukan skala dari nilai kriteria (misalnya, 0 <= nilai kriteria <= 10)
Tahap 4: Berikan nilai pada tiap kriteria
Tahap 5: Hitung nilai total dengan rumus Fa = w1c1 + w2c2 + … + wncn

Contoh kasus pada pengembangan sebuah aplikasi sistem informasi :

fp.jpg

domain-informasi.jpg

 FP (estimated)  =  jumlah total x [0.65 + (0.01 x  Fi)]
= 596 x [0.65 + (0.01 x 45)]
= 655.6
Estimasi Waktu  = 6 Bulan
Biaya                    = $10.0 per FP/person-month
Dokumentasi      = 1 Halaman / FP
Biaya S/W           =   655.6 x $10 = $6.556,00  (merupakan harga dasar S/W)

.

Referensi :

http://lecturer.ukdw.ac.id/othie/bhn4.pdf

http://romisatriawahono.net/2006/06/05/teknik-pengukuran-kualitas-perangkat-lunak/

http://www.cs.ui.ac.id/